Senin, 6 Juli 2026

Hadir Sebagai Saksi, Nenek Elina Mengaku Alami Kekerasan dan Kehilangan Harta Benda

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan empat saksi termasuk Nenek Elina, dalam sidang kasus pengrusakan dan pengusiran, di Ruang Sidang Kartika PN Surabaya, Rabu (20/5/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Dalam lanjutan sidang dugaan pengrusakan rumah dan pengusiran paksa Elina Widjaja yang digelar hari ini, Rabu (20/5/2026), di Ruang Sidang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Nenek Elina dihadirkan sebagai saksi korban.

Saksi diminta menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin oleh Ida Bagus Putu Widnyana dan Majelis Hakim yang dipimpin oleh Pujiono. Terutama terkait kekerasan yang dialami selama proses pengusiran dan pengrusakan rumah.

Di hadapan Majelis Hakim, Nenek Elina mengaku kalau saat itu dipaksa keluar dari rumah oleh anak buah Samuel. Bahkan, dia mengingat jelas kalau saat itu ada enam orang yang mengangkatnya keluar.

“Tapi saya melawan. Saya enggak mau digendong karena bisa jalan sendiri. Saat berontak, saya dilepas,” kata Elina, saat bersaksi.

Nenek Elina juga mengaku sakit di beberapa bagian tubuh serta luka pada bibir akibat pengusiran paksa itu.

Selain mengalami luka, Nenek Elina juga menyebut ada sejumlah dokumen terkait sertifikat rumah hingga dua motor ikut raib dalam aksi pengusiran itu.

“Uang, baju, dokumen, ada motor juga, semuanya nggak ada waktu rumah itu rata (setelah digusur),” ungkapnya.

Di hadapan Majelis Hakim, nenek berusia 80 tahun itu mengungkapkan, sejak rumah itu dibeli oleh kakaknya, Almarhumah Elisa, belum sekalipun dijual ke pihak lain termasuk Samuel Adi.

Bahkan, rumah itu rencananya akan dibuat kos-kosan. Sehingga, Elina ikut membantu membayar biaya renovasi.(kir/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 6 Juli 2026
32o
Kurs