Senin, 13 Juli 2026

Siasati Lonjakan Harga Plastik, Warga Rungkut Pakai Daun Jati dan Besek untuk Bungkus Daging Kurban

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Sejumlah ibu-ibu, warga Tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, membungkus daging kurban yang sudah ditimbang menggunakan daun jati sebelum dimasukkan ke besek dan dibagikan ke warga, Kamis (28/5/2026). Foto: Akira suarasurabaya.net

Di tengah lonjakan harga plastik, warga Tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, memilih membungkus daging kurban dengan daun jati dan besek.

Menurut Budi Mulyono salah satu perwakilan warga menerangkan, langkah ini sekaligus sebagau gerakan ramah lingkungan atau go green.

“Tahun sebelumnya, kami masih pakai kemasan plastik thin wall. Tapi tahun ini, kami pilih pakai bungkus yang harganya lebih terjangkau dan ramah lingkungan,” katanya, Kamis (28/5/2026).

Meski begitu, Budi mengaku sempat kesusahan mencari bahan untuk pembungkus daging kurban. Sampai akhirnya pasokan daun jati didapat dari wilayah Kabupaten Jember.

Dari total tiga ekor sapi dan dua kambing yang disembelih, seluruhnya terbagi menjadi 1.000-an paket untuk kemudian dibagikan ke warga sekitar.

Paket daging kurban berbungkus besek dibagikan ke warga Tambak Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kamis (28/5/2026). Foto: istimewa

Sementara itu, Muhammad Maftuchin selaku Juru Sembelih Halal (Juleha) Jatim menyampaikan bahwa proses penyembelihan hewan kurban berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Ia menyebut sapi dan kambing yang disembelih tidak memberontak sehingga memudahkan proses penyembelihan.

“Hewan kurban yang disembelih cukup tenang sehingga sangat membantu tugas kami sebagai juru sembelih,” tutupnya.(kir/lta/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 13 Juli 2026
31o
Kurs