Satu pelajar dilaporkan meninggal dunia saat perayaan Anniversary Persebaya Surabaya, Kamis (18/6/2026) dini hari kemarin. Diduga, pelajar tersebut menjadi korban pembacokan saat mencoba melerai keributan.
AKBP Edy Herwiyanto Kasatreskrim Polrestabes Surabaya menerangkan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.
“Pelaku belum tertangkap. Saat ini kami masih proses lidik,” kata Edy, dikonfirmasi suarasurabaya.net, Jumat (19/6/2026).
Edy juga menambahkan kalau pihak kepolisian meminta doa agar bisa segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini.
“Mohon doanya. Secepatnya kami akan ungkap dan tangkap pelakunya,” tambahnya.
Sebagai informasi, seorang pelajar asal Surabaya disebut menjadi korban pembacokan hingga meninggal dunia, saat perayaan Anniversary Persebaya, Kamis (18/6/2026) dini hari.
Korban inisial GAD sempat menjalani perawatan di RS Ubaya Surabaya sebelum kehilangan nyawa.
Sonya Cantika kakak korban menjelaskan, adiknya pergi bersama kakak ketiganya untuk mengikuti perayaan ulang tahun Persebaya.
Peristiwa pembacokan itu bermula saat mereka berada di Jalan Sumatera. Di lokasi itu, korban berniat membantu seseorang yang jatuh dari sepeda motor karena sedang terjadi keributan.
Sonya menyebut adiknya hanya ingin melerai namun justru menjadi sasaran pembacokan karena dari sekumpulan orang tersebut ada yang membawa senjata tajam.
“(Detailnya) Kurang tahu, cuma katanya ada yang bikin onar, terus jatuh yang bikin onar. Kemudian adik saya maunya itu melerai, membela, tapi malah yang bikin onar itu, malah bawa senjata tajam, terus adik saya iya (kena sasaran),” ujar Sonya saat ditemui di RS Bhayangkara Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Kakak korban tidak mengetahui pasti luka yang dialami adiknya menyasar bagian tubuh mana saja. Namun usai peristiwa itu, GAD langsung dibawa ke RS Ubaya namun nyawanya tidak tertolong.
Pihak keluarga kemudian membawa korban ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses visum.
“Sempat dirawat RS Ubaya. Saya kurang tahu, lukanya kayaknya di tangannya, karena mungkin keluar banyak darah,” ucapnya.(kir/wld/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

