Selasa, 30 Juni 2026

Menteri Imipas: Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad agar Disiplin

Laporan oleh Ika Suryani Syarief
Bagikan
Agus Andrianto Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Foto: Antara

Agus Andrianto Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berencana memberikan amnesti tahap kedua kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada 17 Agustus mendatang.

“Mudah-mudahan ada amnesti lagi yang kedua dari Pak Presiden. Informasinya, pada 17 Agustus nanti akan ada pemberian amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan,” kata Agus dalam kick off skrining TBC nasional di Lapas Kelas IIA Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Senin (30/6/2026), seperti dilaporkan Antara.

Ia mengimbau warga binaan untuk mengikuti pembinaan dengan baik agar berpeluang memperoleh amnesti tersebut.

“Saya sampaikan imbauan kepada teman-teman yang saat ini menjalani proses pemidanaan, ikuti proses pembinaan dan pembimbingan dengan baik. Mudah-mudahan dari penilaian petugas, teman-teman memperoleh kesempatan untuk mendapat amnesti dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Agus menyebut amnesti ini sebagai langkah konkret pemerintah mengatasi kelebihan kapasitas lapas dan rutan. Rencananya, amnesti akan menyasar WBP berusia di bawah 35 tahun, namun mereka tidak akan langsung bebas, melainkan diwajibkan mengikuti program komponen cadangan (komcad) untuk membangun kedisiplinan.

“Mudah-mudahan Pak Presiden, seperti saya sampaikan tadi, Agustus nanti akan memberi amnesti kepada warga binaan pemasyarakatan di bawah usia 35 tahun. Tapi tidak langsung bebas, melainkan ikut komcad agar mereka disiplin,” kata Agus.

Sebagai catatan, pada 2025 Presiden Prabowo telah memberikan amnesti kepada 1.178 terpidana. Amnesti sendiri merupakan hak prerogatif Presiden sesuai Pasal 14 UUD 1945, dengan memperhatikan pertimbangan DPR.

Lebih lanjut, Agus menyoroti dampak kelebihan kapasitas lapas dan rutan terhadap kesehatan warga binaan, termasuk risiko penularan TBC. Untuk itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama Kementerian Kesehatan menggelar skrining TBC nasional di 532 lapas dan rutan se-Indonesia, menyasar 272.573 warga binaan.(ant/iss/faz)

Ads
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Selasa, 30 Juni 2026
31o
Kurs