Jumat, 3 Juli 2026

Zulhas: Pemerintah Fokus Swasembada Protein Ikan Tahun Ini

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Zulkifli Hasan (Zulhas) Menteri Koordinator Bidang Pangan memberi keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Foto: Antara

Zulkifli Hasan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan mengatakan, pemerintah pada tahun ini fokus mengejar swasembada protein ikan setelah swasembada karbohidrat, seperti beras dan jagung, dinilai sudah tercapai.

“Tahun ini fokusnya adalah protein ikan, baik ikan tangkap dari laut maupun budi daya,” kata Zulhas sapaan akrabnya di Jakarta, Kamis (2/7/2026) yang dikutip Antara.

Zulhas menjelaskan, swasembada protein ikan akan dilakukan melalui perbaikan tata kelola perikanan, baik dari sektor tangkap maupun budi daya. Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah mendirikan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Menurutnya, kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung kebutuhan nelayan, mulai dari pabrik es batu, gudang beku, balai lelang, hingga fasilitas lain yang dapat memperkuat posisi tawar nelayan.

“Kami akan membuat kampung nelayan. Karena nelayan kita tidak punya daya tawar,” ujarnya seusai Rapat Koordinasi Nasional Akselerasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Sektor Kelautan dan Perikanan.

Selain kampung nelayan, pemerintah juga menyiapkan kampung tematik budi daya ikan tawar di 40 ribu desa. Program ini menjadi bagian dari strategi memperluas produksi protein ikan di berbagai wilayah.

“Yang budi daya juga dibagi-bagi, ada yang di Pulau Jawa, dan luar Jawa. Bahkan ada juga nanti yang tiap desa dengan target 40 ribu desa,” katanya.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional, rata-rata konsumsi protein total penduduk Indonesia berada di kisaran 61,7 sampai 62,3 gram per kapita per hari. Angka ini sudah memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Namun, proporsi protein hewani masih tergolong rendah. Konsumsi protein hewani harian masyarakat Indonesia berada di kisaran 17 sampai 18 gram per kapita.

Secara rinci, konsumsi protein hewani dari kelompok ikan, udang, dan kerang tercatat sekitar 9,58 gram per kapita per hari. Sementara konsumsi daging merah dan unggas sekitar 4,79 gram, serta telur dan susu sekitar 3,37 gram per kapita per hari.

Peningkatan konsumsi protein hewani terus didorong untuk mencegah kekerdilan atau stunting pada anak. Masyarakat dianjurkan mengonsumsi setidaknya satu potong ikan atau dua butir telur setiap hari. (ant/bil/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Jumat, 3 Juli 2026
26o
Kurs