Pemerintah mempercepat penyelesaian hambatan perizinan lahan yang mengganjal tiga proyek minyak dan gas (migas) strategis di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Langkah ini diharapkan mempercepat pengeboran dan meningkatkan produksi migas nasional di tengah upaya mengejar target swasembada energi.
Hambatan utama yang dihadapi proyek-proyek tersebut berkaitan dengan status Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman Kepala Staf Kepresidenan mengatakan, tiga proyek yang menjadi prioritas penyelesaian ialah Proyek Kedung Keris West milik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di Bojonegoro, Sumur Eksplorasi Banyugeni-001 milik PT Pertamina EP di Bojonegoro, serta Lapangan Gas RBG Blok I milik TIS Petroleum E&P Blora Ltd. di Kabupaten Grobogan dan Demak.
Ketiga proyek tersebut dinilai strategis bagi peningkatan produksi migas nasional. Sumur Banyugeni memiliki potensi sumber daya yang perlu segera dibuktikan melalui kegiatan pengeboran.

NOW ON AIR SSFM 100

