Sabtu, 11 Juli 2026

Polda Metro Jaya Telah Periksa 15 Saksi dan Buka Peluang Penggeledahan Baru

Laporan oleh Lea Citra Santi Baneza
Bagikan
Kombes Pol. Budi Hermanto, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis malam (10/7/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.net

Polda Metro Jaya telah memeriksa sedikitnya 15 saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan temuan emas batangan dan uang tunai, di sejumlah lokasi penggeledahan yang dilakukan sejak, Rabu (8/7/2026).

Kombes Pol. Budi Hermanto Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mengatakan proses penyidikan masih terus berkembang. Sehingga, tidak menutup kemungkinan dilakukan pemeriksaan saksi tambahan maupun penggeledahan di lokasi lain.

“Dalam proses nanti akan ada saksi-saksi lain, termasuk tempat-tempat yang akan dilakukan penggeledahan. Pasti akan kami informasikan,” kata Budi dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (10/7/2026) malam .

Ia menyebut penyidikan masih berjalan secara dinamis, karena tim penyidik terus melakukan pendalaman terhadap alat bukti yang telah dikumpulkan.

“Dari hasil yang ditemukan termasuk 15 saksi saat ini yang sudah dimintai keterangan maka penyidik melakukan langkah-langkah pendalaman terkait tentang dugaan tindak pidana korupsi baik itu suap, gratifikasi dan pencucian uang,” jelasnya.

Selain memeriksa 15 saksi, polisi juga masih mendalami barang bukti berupa emas batangan, uang tunai rupiah, dan berbagai mata uang asing yang disita dari sejumlah lokasi. Hasil pendalaman tersebut akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya

Pada kesempatan itu, Kabid Humas Polda Metro juga membuka insial dari saksi yang dimintai keterangan.

“Ini untuk saksi di De’Clan itu ada 2 orang, yang 4 orang money changer dengan inisial D-H, K-H, E-R dan R-P. Satu saksi lagi di rumah yang di Gandaria atas nama D-R tadi yang ditanyakan di pacific place T-K, termasuk ada satu saksi P itu drivernya D-R. serta saksi dari N-H yang tadi malam ditempat penggeledahan itu saksi atas nama M-I-L dua saksi lag security Sentul atas nama R dan A,” ujarnya.

Adapaun barang bukti yang dikumpulkan pihak Polda adalah 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 US dolar, 14.083.800 dolar, Singapura, Serta 100 juta rupiah, dan dua bingkai foto keluarga.

Kemudian penggeledahan di Koin Money Changer menghasilkan barang bukti uang. Yaitu Rp4.462.365.000, 84.356 USD, 17.595 riyal Saudi, 83.394 dolar Singapura, 33.100 baht Thailand, 4.020 lira Turki, 1.223 yuan Tiongkok, 152.000 yen Jepang, 212 ringgit Malaysia, 1.600 rupee India, dan 640 dirham Uni Emirat Arab (UEA).

“61.000 Won Korea Selatan, 10 dolar Brunei, 150 Vietnam dolar, 100 New Zealand dolar. Termasuk dari lokasi yang dilaksanakan penggeledahan, yaitu lokasi Cafe de’Clan di wilayah Cipete, 3.130.000 Singapura dolar, 889.965 USD, serta uang rupiah sebanyak Rp259.159.000. Dan salah satu di TKP lagi rumah di daerah Cilandak Jakarta Selatan ditemukan Rp520.000.000, dan 133.000 USD,” pungkasnya.(lea/bil/iss)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Sabtu, 11 Juli 2026
30o
Kurs