Senin, 19 Oktober 2026

Airlangga Ajak Perusahaan China Investasi Proyek PLTS 100 GW di Indonesia

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Airlangga Hartarto Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian bersalaman dengan Wang Wentao Menteri Perdagangan China usai membahas penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, transisi energi, hingga kerja sama regional di Shanghai, Jumat (17/7/2026) malam. Foto: Kemenko Perekonomian

Airlangga Hartarto Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian mengajak perusahaan China berinvestasi dalam pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS berkapasitas 100 gigawatt di Indonesia.

Ajakan itu disampaikan Airlangga saat bertemu Wang Wentao Menteri Perdagangan China di Shanghai, Jumat (17/7/2026) malam. Kedua pihak membahas penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, investasi, transisi energi, hingga kerja sama regional.

Untuk diketahui, Prabowo Subianto Presiden menarget pembangunan PLTS berkapasitas 100 gigawatt untuk mendukung transisi energi dan hilirisasi industri. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pun menargetkan kapasitas itu dapat tercapai pada 2029.

“Indonesia mengapresiasi keterlibatan investasi China dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung Cirata. Proyek tersebut menunjukkan besarnya potensi kerja sama Indonesia-China dalam mendukung transisi energi, pengembangan energi bersih, dan pencapaian target penurunan emisi,” kata Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026) yang dikutip Antara.

Airlangga mengatakan, industri panel surya yang sudah beroperasi di Indonesia masih bisa diperkuat dan dikembangkan lebih lanjut. Penguatan itu perlu diarahkan untuk membangun rantai pasok industri tenaga surya yang lebih lengkap dan terintegrasi di dalam negeri.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
28o
Kurs