Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (22/7/2026).
Pelaku pasar memilih menahan transaksi sambil menunggu hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga acuan.
Pada perdagangan pagi, rupiah turun 42 poin atau 0,13 persen menjadi Rp17.930 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.888 per dolar AS.
Josua Pardede Kepala Ekonom Permata Bank mengatakan, pelemahan rupiah dipengaruhi sikap wait and see investor menjelang pengumuman hasil RDG BI.
“Kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp17.850–17.975 per dolar AS seiring pelaku pasar menantikan hasil keputusan kebijakan moneter tersebut,” ujar Josua dilansir dari Antara.

NOW ON AIR SSFM 100

