Kamis, 23 Juli 2026

Mensos Perpanjang Masa Penjaringan Sekolah Rakyat SD Sampai Dua Bulan

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Saifullah Yusuf atau Gus Ipul Mensos saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat, yang dihadiri juga olah orang tua dan calon murid baru untuk tingkat SD, SMP, dan SMA, Jumat (26/6/2026), di Gedung LPSP Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Foto: Akira suarasurabaya.net

Saifullah Yusuf atau Gus Ipul Menteri Sosial (Mensos) mengungkap proses pemenuhan kuota peserta didik Sekolah Rakyat jenjang SD menemui tantangan di berbagai daerah.

Berdasarkan data Kemensos, setiap Sekolah Rakyat rata-rata membuka kuota sekitar 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, maupun SMA. Dari target 28 ribu siswa secara nasional, pemenuhan kuota untuk tingkat SD baru mencapai sekitar 50 persen.

Hal itu berbanding terbalik dengan Sekolah Rakyat jenjang SMP dan SMA yang kuotanya justru melebihi target.

“Iya, memang secara umum kuotanya yang belum terpenuhi itu SD. Kalau untuk SMP sama SMA sudah over ya, sudah over kuota,” kata Gus Ipul di Surabaya, Selasa (21/7/2026) kemarin.

Untuk mencapai target kuota SD, pemerintah berencana menambah waktu satu sampai dua bulan ke depan guna melakukan penjaringan ke berbagai wilayah sebelum memutuskan alokasi kuota yang tersisa ke jenjang yang lain.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 23 Juli 2026
30o
Kurs