Minggu, 13 September 2026

Terduga Pelaku Pungli SWK Tambak Wedi dan CFD Darmo Minta Maaf, Wali Kota Surabaya: Tetap Proses Hukum

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya saat berbincang-bincang dalam program Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/1/2026). Foto: Chandra suarasurabaya.net

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta terduga pelaku pungutan liar (pungli) di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi dan car free day (CFD) Darmo diproses hukum meski sudah minta maaf.

Dia membenarkan, kedua terduga pelaku sudah mengakui kesalahan, dan paguyuban PKL Tambak Wedi telah mengembalikan hasil pungli.

“Ada dua pihak yang datang menemui saya secara bersamaan. Pertama, paguyuban pedagang kaki lima di Tambak Wedi. Kedua, Bu Erna, yang sempat ramai diperbincangkan karena kasus pungutan di kawasan CFD Darmo. Keduanya telah mengakui kesalahannya,” katanya lewat keterangan pers, Rabu (28/7/2026).

“Setelah kejadian itu saya laporkan, uang yang telah dipungut langsung dikembalikan. Kemudian mereka meminta maaf,” tuturnya lagi.

BACA JUGA: Wali Kota Surabaya Copot Lurah Tambak Wedi Usai Warga Keluhkan Dugaan Praktik Jual Beli Stan SWK

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 13 September 2026
32o
Kurs