Badan sepak bola dunia FIFA menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan penanganan rencana penjualan saham komersial Piala Dunia. Meski demikian, jajaran FIFA tetap menegaskan dukungan penuh terhadap Gianni Infantino Presiden FIFA.
“Kesalahan yang dibuat telah diakui, dan prosesnya, seharusnya ditangani secara berbeda,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya seperti dikutip ESPN, Kamis (6/8/2026).
Isu itu sebelumnya mengemuka setelah Infantino mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Lewat skema itu, FIFA berencana menjual sekitar 20 persen saham komersial Piala Dunia senilai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp360 triliun kepada investor.
Tapi, rencana itu akhirnya batal setelah diprotes keras banyak pihak. Terkait gelombang penolakan ini, FIFA menyebut surat permohonan maaf telah dikirimkan kepada Dewan FIFA dan asosiasi anggota. Langkah itu untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Meski meminta maaf, FIFA menegaskan tidak akan menoleransi serangan terhadap integritas, tata kelola, dan proses hukum organisasi.

NOW ON AIR SSFM 100

