“FIFA tidak akan lagi mentolerir serangan apa pun terhadap integritas, tata kelola yang baik, dan proses hukumnya, serta akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk melindungi dan menjaga nama baik serta reputasinya,” tulis FIFA.
Gelombang penolakan terhadap kepemimpinan Infantino sendiri datang dari sejumlah pemangku kepentingan sepak bola internasional. Asosiasi Liga Sepak Bola Eropa (UEFA) bahkan menuntut reformasi tata kelola secara menyeluruh.
“Kini, lebih dari sebelumnya, FIFA membutuhkan reformasi tata kelola yang memastikan bahwa semua pemangku kepentingan terkait memiliki peran formal dalam keputusan yang menentukan masa depan olahraga kita,” tulis UEFA dalam keterangannya.
Kritik juga datang dari pejabat pemerintahan negara tuan rumah Piala Dunia 2026. Mark Carney Perdana Menteri Kanada secara terbuka menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino.“Tentu saja, saya tidak memiliki kepercayaan terhadap Tuan Infantino,” kata Carney.
Selain penolakan dari UEFA dan Concacaf, dinamika juga terjadi di internal FIFA. Carlos Cordeiro penasihat senior FIFA mengundurkan diri, sementara Arsene Wenger Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA menarik diri dari rencana FFE tersebut. (bil/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

