Yona Bagus Widyatmoko Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya meminta inspektorat mengusut jaringan penipuan lowongan kerja (loker) pemerintah kota (pemkot).
Menurutnya usai 2 oknum tenaga harian lepas (THL) dari Dinas Perhubungan dan Satpol PP diberhentikan setelah diduga terlibat penipuan modus menjanjikan loker pegawai pemkot, harus ditelusuri dugaan keterlibatan pohak lain.
“Kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada dua ASN atau PPPK tersebut, harus ditelusuri apakah ada keterlibatan pihak-pihak lain dalam melakukan pungutan liar terkait iming-iming pekerjaan ini,” bebernya, Senin (10/8/2026).
Inspektorat menurutnya harus mengobservasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
“Langkah konkretnya adalah Inspektorat harus mengumpulkan rekan-rekan OPD dan melakukan observasi menyeluruh, bahkan hingga ke tingkat kecamatan,” ungkapnya.

NOW ON AIR SSFM 100

