Abelardo de la Esperiella Presiden Kolombia menetapkan status darurat ekonomi untuk menangani dampak gempa yang terjadi pada 10 Agustus 2026 lalu.
Penetapan ini sekaligus sebagai pengumuman pembentukan dana khusus guna membiayai pemulihan di wilayah-wilayah Kolombia yang terdampak gempa.
“Saya telah memutuskan untuk mengaktifkan status darurat ekonomi, sebuah mekanisme yang diamanatkan oleh konstitusi kita, agar dapat menangani krisis ini secara memadai,” kata de la Espriella, melansir Antara, Kamis (13/8/2026).
Berdasar data terbaru, guncangan gempa merusak 53.526 rumah, menyebabkan 140 bangunan runtuh, serta merusak 1.819 lembaga pendidikan, 631 pusat kegiatan masyarakat, dan 179 fasilitas kesehatan.
Selain itu, satu jembatan penyeberangan orang hancur, sementara 20 jembatan jalan raya, 203 ruas jalan, 44 sistem pasokan air bersih, dan lima bandara mengalami kerusakan.

NOW ON AIR SSFM 100

