Senin, 28 September 2026

Presiden Kolombia Tetapkan Status Darurat Ekonomi untuk Tangani Dampak Gempa

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Kerusakan bangunan akibat gempa magnitudo 7,4 di wilayah barat Kolombia pada Senin (10/8/2026). Foto: Anadolu

“Ini tanpa keraguan merupakan tragedi yang sangat besar,” terangnya, sambil menekankan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini berfokus pada pemberian bantuan kepada korban luka serta rekonstruksi wilayah yang hancur.

Menurut de la Espriella, status darurat ekonomi ini memungkinkan pembentukan dana khusus yang akan menampung serta menyalurkan bantuan nasional maupun internasional untuk memperbaiki rumah sakit, sekolah, pemukiman warga, akses jalan, dan bandara.

Di samping itu, pemerintah berencana menerapkan paket bantuan ekonomi sementara bagi para korban.

Langkah tersebut mencakup penanggungan tagihan listrik dan air bagi keluarga terdampak, subsidi sewa rumah bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, insentif pajak dan keuangan, bantuan tunai langsung untuk keluarga rentan, serta mekanisme dukungan bagi pelaku usaha kecil dan pedagang lokal.

Gempa bumi bermagnitudo 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8/2026) pagi.

Data resmi pemerintah mencatat jumlah korban tewas telah mencapai 265 orang, sementara 3.494 orang luka-luka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.(ant/kir/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Senin, 28 September 2026
24o
Kurs