PDIP Minta Aparat Redam Ketegangan di Aceh, NKRI Final dan Utamakan Dialog
Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00 WIB
Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman Kepala Staf Kepresidenan dalam pembukaan Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI), di Jakarta, Kamis (30/4/2026). Foto: Humas KSP
Dudung Abdurachman Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menilai kericuhan yang terjadi saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di Banda Aceh, hanya dilakukan oleh segelintir pihak.
Menurutnya, insiden tersebut tidak mencerminkan sikap masyarakat Aceh secara keseluruhan.
“Kalau menurut saya itu hanya oknum-oknum saja. Rakyat Aceh itu NKRI,” kata Dudung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Senin (17/8/2026).
Dudung menduga terdapat pihak tertentu yang memanfaatkan momentum peringatan Hari Damai Aceh untuk memicu situasi yang tidak kondusif.
“Dan itu memanfaatkan situasi, memang tanggal 15 Agustus itu kan hari perdamaian ya, cuma ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan. Itu hanya segelintir saja,” ujarnya.