Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.640 per Dolar AS, Tekanan Eksternal Masih Tinggi
Senin, 7 September 2026 | 17:45 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara
Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa (8/9/2026).
Penguatan rupiah sejalan dengan meningkatnya cadangan devisa (cadev) Indonesia pada akhir Agustus 2026.
Rupiah ditutup di level Rp17.632 per dolar AS, menguat 8 poin atau 0,05 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya sebesar Rp17.640 per dolar AS.
Ibrahim Assuabi analis mata uang mengatakan, penguatan rupiah salah satunya dipengaruhi posisi cadangan devisa Indonesia yang terus meningkat.
“Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia mencapai 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus 2026, naik dibandingkan posisi pada akhir Juli 2026 yang sebesar 145,3 miliar dolar AS,” ujar Ibrahim.




