Sabtu, 10 Oktober 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.721, Pasar Soroti Defisit Transaksi Berjalan Indonesia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi. Kurs rupiah turun. Foto: suarasurabaya.net

Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Senin (24/8/2026). Rupiah ditutup melemah 27 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.721 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di Rp17.694 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi ketika pasar merespons negatif pelebaran defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal II 2026. Defisit tersebut mencapai 12,5 miliar dolar AS atau setara 3,3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Ibrahim Assuabi analis mata uang mengatakan, pelebaran defisit transaksi berjalan menjadi salah satu sentimen yang membebani rupiah.

“Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan defisit pada triwulan sebelumnya yang tercatat 3,6 miliar dolar AS atau 1 persen PDB,” ujar Ibrahim dilansir dari Antara.

Menurutnya, pelebaran defisit tersebut antara lain dipengaruhi kenaikan impor minyak seiring tingginya harga minyak dunia. Namun, faktor tersebut dinilai masih bersifat temporer.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Sabtu, 10 Oktober 2026
30o
Kurs