Jumat, 11 September 2026

BPBD Surabaya Luruskan Informasi Sesar yang Viral, Kapan Gempa Tidak Bisa Diprediksi

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Kiri ke kanan: Irvan Widyanto Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Yanu Mardianto Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya, dan Linda Novanti Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya saat mengisi program talkshow Semanggi Suroboyo di Radio Suara Surabaya, Jumat (11/9/2026). Foto: Billy suarasurabaya.net

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya meluruskan informasi mengenai patahan atau sesar di wilayah Surabaya yang belakangan ramai beredar di media sosial karena disebut berpotensi menyebabkan gempa dalam waktu dekat.

Informasi itu sebelumnya ramai, setelah sebuah video di media sosial menyebut adanya sesar aktif Surabaya-Madura yang membentang sekitar 90 kilometer dari Bangkalan, melintasi Surabaya hingga Sidoarjo.

Dalam video itu, sejumlah kawasan di Surabaya disebut berada di jalur patahan tersebut, mulai Kenjeran, Karangasem, Dharmawangsa, Jalan Nias, WR Supratman, Diponegoro, Surabaya Barat hingga Sumur Welut.

Terkait hal ini, Yanu Mardianto Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya mengatakan, pihaknya langsung melakukan konfirmasi kepada kementerian terkait untuk memastikan dasar data yang digunakan dalam informasi tersebut.

Hasil konfirmasi itu, BPBD Surabaya menemukan adanya perbedaan informasi mengenai jumlah patahan antara data Kementerian ESDM dengan Pusat Gempa Nasional Kementerian PU.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Jumat, 11 September 2026
31o
Kurs