Minggu, 13 September 2026

Prabowo Mendorong BRICS Ubah Kerentanan Menjadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Laporan oleh Farid Kusuma
Bagikan
Prabowo Presiden menyampaikan pandangan Indonesia dalam KTT ke-18 BRICS, Minggu (13/9/2026), di New Delhi, India. Foto: Biro Pers Setpres

Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia mengatakan, negara-negara anggota BRICS perlu mengubah berbagai kerentanan menjadi peluang dan kekuatan untuk membangun perekonomian yang lebih kuat, adil, dan memakmurkan rakyatnya.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo, hari ini, Minggu (14/9/2026), dalam sesi pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2026, di Bharat Mandapam, New Delhi, India.

Dalam pertemuan tersebut, RI 1 menyampaikan, ketahanan, inovasi, kerja sama, dan keberlanjutan harus diarahkan pada satu tujuan bersama, yaitu membangun perekonomian yang lebih kuat, lebih adil serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ketahanan kita harus memberikan manfaat bagi rakyat kita dan untuk memberikan manfaat bagi rakyat kita, kita harus mampu mengubah kerentanan kita menjadi peluang. Kelemahan kita menjadi kekuatan,” ujarnya.

Indonesia, lanjut Prabowo, sangat memahami tantangan tersebut. Sebagai negara kepulauan yang berada di kawasan Cincin Api yang aktif, Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperti kenaikan permukaan laut, cuaca ekstrem, dan aktivitas gunung berapi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Minggu, 13 September 2026
26o
Kurs