Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berhasil memangkas luas kawasan permukiman kumuh secara kumulatif hingga 1.619,47 hektare sepanjang 2024-2025. Capaian itu terdiri dari pengurangan 1.004,37 hektare pada 2024 dan 615,10 hektare pada 2025.
Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur menyampaikan capaian tersebut dalam Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Berdasarkan penetapan tahun 2024, luas kawasan kumuh di Jawa Timur tembus 8.117,23 hektare yang tersebar di 892 kawasan di 4.861 desa dan kelurahan.
Kemudian sesudah dua tahun penanganan, luas kawasan kumuh yang tersisa menjadi 6.497,76 hektare.
“Permasalahan ini menuntut intervensi yang terintegrasi, berbasis data, dan dikerjakan melalui sinergi lintas level pemerintahan,” kata Khofifah.

NOW ON AIR SSFM 100

