Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya kembali menggelar aksi di kampus dengan membawa tuntutan yang sama, yakni 1+7, sampai ditemui Akhmad Muzakki Rektor UINSA.
Pantauan suarasurabaya.net pada pukul 12.00 WIB, kondisi di kampus UINSA sudah cukup kondusif. Aksi bakar-bakar sejumlah benda yang dilakukan di depan masjid dan depan gedung rektorat juga sudah padam.
Berdasar informasi yang dihimpun, aksi mahasiswa dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Hingga siang hari, mereka tak kunjung ditemui oleh Akhmad Muzakki.
Koko Prakoso Koordinator Aksi menjelaskan, aksi hari ini merupakan kelanjutan dari aksi kemarin. Tuntutan yang diajukan pun sama. Paling utama, mereka meminta Akhmad Muzakki turun dari jabatan Rektor UINSA.
“Untuk tuntutan hari ini ya, sama saja seperti kemarin, 1 plus 7. Yang mana tuntutan pertama adalah copot atau turun secara mandiri Muzakki yang dilantik kembali menjadi Rektor. Dan tujuh tuntutan seterusnya adalah perilaku atau kegiatan buruk yang dibuat oleh Muzakki. Sama seperti kemarin, 1 plus 7,” katanya ditemui awak media, Kamis (17/9/2026).

NOW ON AIR SSFM 100

