Rupiah Melemah ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Cermati Sinyal Suku Bunga The Fed
Senin, 12 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi - Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta. Foto: Antara
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada perdagangan Selasa (13/10/2026).
Rupiah naik 13 poin atau 0,07 persen menjadi Rp17.900 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.913 per dolar AS.
Ibrahim Assuabi analis mata uang menilai penguatan rupiah dipengaruhi perkembangan kebijakan AS terhadap pasokan bahan bakar minyak (BBM) Rusia.
Ibrahim mengatakan bahwa Donald Trump Presiden AS menyatakan bahwa Rusia telah sepakat memasok solar ke pasar global.
Pemerintah AS juga disebut untuk sementara mencabut sanksi terhadap bahan bakar Rusia yang sebelumnya diterapkan untuk membatasi pendapatan Moskow dalam membiayai perang di Ukraina.


