Senin, 19 Oktober 2026
Setelah Industri Wine

Afrika Selatan Incar Pasar Buah Impor di Indonesia

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Afrika Selatan mulai mengincar pasar buah-buahan impor di Indonesia. Buah-buahan tersebut tidak jauh berbeda dengan jenis yang ditawarkan Australia yang selama ini menguasai pasar buah-buahan impor di Indonesia.

JOE SUDJANA Marketing Officer The South African Embassy Jakarta bidang Ekonomi pada suarasurabaya.net yang ditemui Sabtu (24/03) malam di sela “South African Embassy Wine Promotion” di Sheraton Surabaya Hotel & Towers, mengatakan, untuk masuk ke pasar impor, buah-buahan Afrika Selatan dilakukan lewat Hero. Buah-buahan yang ditawarkan, antara lain, apel, pir dan anggur.

Sebelum masuk ke pasar buah-buahan impor, kata JOE, Afrika Selatan sudah menjalin kerjasama di bidang perdagangan dengan Indonesia melalui produk-produk tradisional. Meski demikian, produk ekspor Indonesia ke Afrika Selatan dibandingkan Afrika Selatan ke Indonesia masih surplus.

JOE menjelaskan dengan promosi industri wine Afrika Selatan ke Indonesia di 3 kota, hubungan dagang kedua negara semakin meningkat. Meski ini baru tahap perkenalan, JOE optimis, industri wine Afrika Selatan mendapat tempat di pasar Indonesia.

“Biasanya, wine lovers di sini merasakan wine dari Prancis, Australia maupun Peru. Di Eropa, wine Afrika Selatan cukup terkenal. Dan Wine dari Afrika Selatan tidak kalah enak jika dibandingkan dengan wine dari negara-negara lainnya,”tukasnya.

Indonesia dan Afrika Selatan melalui hubungan dagang yang terus meningkat, diharapkan mendapatkan keuntungan dua arah. Afrika Selatan, kata JOE, bisa menjadi gate way bagi Indonesia sebagai tujuan ekspor produk-produk yang dibutuhkan masyarakat Afrika. Begitu pula sebaliknya, Indonesia juga bisa menjadi tujuan memasarkan produk Afrika Selatan.

Pada tahun 2007, selain mempromosikan buah-buahan termasuk industri anggur ke Indonesia, ungkap JOE, Afrika Selatan juga memperkenalkan potensi pariwisata. Dulu sektor pariwisata ini belum tergarap maksimal oleh Pemerintah Afrika Selatan dan hanya mengandalkan sektor pertambangan.

“Sekarang sektor pariwisata Afrika Selatan mampu mengungguli sektor pertambangan. Bahkan penghasilan di sektor pariwisata Afrika Selatan jauh lebih besar dibandingkan Indonesia. Masyarakat Afrika Selatan sendiri juga mulai melirik obyek wisata Indonesia yang bisa dikunjungi,”paparnya.

Dalam “South African Wine Promotion”, Sabtu (24/03) malam, sekitar 8 pengusaha wine South African hadir secara langsung di hadapan wine lovers Surabaya. Para wine lovers melakukan wine testing yang ditawarkan masing-masing pengusaha. Di Surabaya sendiri, merupakan kota kedua setelah Jakarta pada 22 Maret lalu. Road show dilanjutkan ke Bali, Senin (26/03) besok.

Teks foto :
1. Mrs.NOLBA MEMELA istri Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia (berbaju merah/kiri) di sela Wine Promotion
2. Wine testing dilakukan langsung pengusaha wine Afrika Selatan ke wine lovers Surabaya
Foto : NAZIQ suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
31o
Kurs