JUSUF KALLA Wakil Presiden mengatakan aksi buruh radikal berpengaruh pada investasi asing. Aksi yang mengarah anarkis seperti pembakaran pabrik dan penyergapan manajer perusahaan, jika tidak bisa dihentikan cepat atau lambat, Indonesia dijauhi investor.
Dalam rapat koordinasi Pengawas Tenaga Kerja di Departemen Tenaga Kerja, JUSUF pada JOSE reporter Suara Surabaya di Jakarta, Senin (27/05), mengatakan, bila investor hengkang dari Indonesia yang rugi bukan hanya pemerintah tapi buruh juga menderita karena kehilangan lapangan pekerjaan.
Pemerintah, ungkap JUSUF, memang tidak melarang unjukrasa. Tapi kebebasan berunjukrasa jangan disalahgunakan untuk tujuan yang merugikan. JUSUF juga mengingatkan pengusaha jangan bertindak sewenang-wenang terhadap buruh yang jadi mitra kerja.
Sementara ERMAN SUPARNO Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi mengakui investasi dan lapangan kerja baru punya hubungan yang berat. Meski tidak menyebutkan data, sudah ada beberapa investor yang membatalkan investasi dengan alasan keamanan dan tidak ada kepastian hukum.
Tapi dengan pertumbuhan ekonomi saat ini angka pengganguran bisa ditekan. Berikut penjelasan ERMAN, {clip*1}.
ERMAN menambahkan dalam 3 tahun terakhir, angka pengganguran turun 31 juta dari 41 juta. Berarti ada penurunan 10 juta penggangguran. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

