Pedagang Pasar Turi yang pindah ke ITC, belum menikmati keuntungan meski lebaran dekat. Pasalnya, jumlah pembeli di Lantai UG ITC masih sedikit.
Rata-rata pedagang Pasar Turi ini berjualan alat-alat rumah tangga dan juga perlengkapan lebaran seperti toples dan sebagainya. Sementara, pembeli lebih banyak terfokus pada kebutuhan busana muslim yang banyak dijual di Lantai G.
Menurut MEGA pemilik Toko Sejati saat ditemui suarasurabaya.net, Selasa (09/10), kondisi lebaran kali ini sangat berbeda saat dirinya berjualan di Pasar Turi yang terbakar.
”Sepi mbak. Padahal sudah mau lebaran. Kalau ada pembeli ya masih nawar. Padahal harganya sudah harga Pasar Turi. Imbasnya, omset turun lebih dari 50% dan beda jauh dari Pasar Turi,”ujarnya.
MEGA menambahkan rata-rata pengunjung yang datang hanya melihat-lihat. Sedangkan yang membeli sedikit.
Hal serupa juga diungkapkan YANI karyawan Toko Amin. Penurunan omset mencapai 50% dibandingkan saat di Pasar Turi. “Memang pengunjung lebih ramai di Pasar Turi. Kalau tempat penampungannya sudah selesai, ya lebih baik balik ke sana,”kata YANI.
YANI mengatakan mendekati lebaran ini barang rumah tangga yang paling banyak diminati adalah toples.” Toples-toples yang ada hiasannya rata-rata lebih laku daripada toples biasa,”pungkas YANI. (tys/tin)
Teks Foto :
1. Satu diantara toples-toples hias yang diminati pengunjung
2. Deretan toples-toples yang berada di Toko Sejati.
Foto : TIYAS suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

