PT Holcim Indonesia Tbk memfokuskan pasarnya di Jawa. Seluruh penjualan produk dilakukan sedekat mungkin dengan dua pabrik Holcim yang ada di Jawa.
Dengan fokus pasar di Jawa, menurut PATRICK WALSER Marketing & Innovation Director PT Holcim Indonesia Tbk, berarti juga mengurangi biaya transportasi. Apalagi tingkat persaingan antar produsen semen kian ketat.
Pada suarasurabaya.net, Rabu (20/06) malam, di sela Retailer Gathering di Sheraton Surabaya Hotel, PATRICK mengatakan, saat ini 3 pemain besar berada di Jawa. Ditambah beberapa kompetitor yang ada di Sumatera maupun pulau lainnya di Indonesia.
Dalam pasar yang terus tumbuh, ungkap PATRICK, seluruh produsen berupaya keras menjual produknya sedekat mungkin dengan pabriknya. Holcim sebagai produsen semen di Jawa, optimis bisa menyikapi persaingan tersebut. Berikut penjelasan PATRICK, {clip*1}.
Strategi yang digunakan Holcim menyikapi persaingan di pasar semen Indonesia, kata PATRICK, memberikan nilai tambah yang berbeda dibandingkan produsen semen lainnya. Ia mencontohkan, Holcim mempelopori pelatihan bagi ahli bangunan bekerjasama dengan akademi, menjalin dan meningkatkan hubungan dengan para dealer, retailer, pemilik toko melalui gathering.
Selain itu, mengembangkan jaringan distribusi dan menggali masukan untuk perbaikan Holcim ke masa depan. Di Jawa Timur sendiri, kata PATRICK, Holcim menggandeng 4 distributor. Bahkan untuk memperkuat positioning Holcim di Jawa, pihaknya berharap di setiap area bisa terjangkau distributor yang ditunjuk. Semakin luas areanya akan ditambah pula jumlah distributornya.
Kontribusi Holcim di Jawa Timur ke nasional, sebut PATRICK, di kisaran 22%. Sedangkan target pertumbuhan Holcim tahun ini sekitar 20%.
Target ini berdasarkan kondisi pasar yang ada seiring dengan pertumbuhan properti yang bagus di semester II tahun 2007. Meski sebelumnya pasar semen di Jawa secara total market turun dari 60%-63% ke 55%, Holcim berharap bisa meningkatkan volume penjualan 20%.
“Biasanya volume penjualan di high season lebih tinggi 20% daripada lower season. Kita berupaya terus mengembangkan potensi dari kapasitas yang ada,”pungkasnya.
Dua pabrik Holcim berada di Naragong dan Cilacap. Kedua pabrik masing-masing berkapasitas produksi sekitar 7,9 juta ton per tahun. (tin)
Teks foto :
– PATRICK WALSER
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

