Mengantisipasi lebaran, Pertamina UPms V Surabaya menyiapkan stok BBM dan pemantauan ketersediaannya. MAULANA GM Pertamina UPms V Surabaya pada Suara Surabaya, Selasa (09/10), menjelaskan sampai kemarin untuk ketahanan rata-rata 12 hari. Premium ada 130.334 kilo liter, solar 211.434 kilo liter dan minyak tanah 150.556 kilo liter.
Sedangkan untuk LPG, stok per 1 Oktober kemarin hampir 6 ribu ton untuk ketahanan 13 hari. Diperkirakan tahun ini konsumsi LPG meningkat 10%.
Pertamina UPms V Surabaya juga sudah membentuk Satgas yang beranggotakan pekerja Pertamina dan Anggota Hiswana Migas. Tugas mereka memonitor stok BBM di seluruh lokasi instalasi, tempat transit dan depot di wilayah UPms V yang meliputi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Timor Leste.
Satgas juga memantau ketersediaan BBM di SPBU dan pangkalan minyak tanah. Kalau ada kendala penyaluran, kata MAULANA, Satgas ini juga harus segera mengambil tindakan yang diperlukan untuk menanggulangi permasalahan terutama H -10 sampai H +10.
Sementara untuk SPBU, Pertamina UPms V juga menyiapkan SPBU yang buka 24 jam di lokasi-lokasi strategis jalur mudik lebaran. SPBU ini diantaranya ada di Balongmojo By Pass Mojokerto, Ngawi-Ploso, Kandang-Tulungagung, Raci-Bangil, Sukarno-Hatta Lumajang, Raya Bromo -Probolinggo dan By Pass Pandaan-Probolinggo.
Sedangkan untuk jalur Surabaya – Lamongan, SPBU berada di Bunder-Gresik, Raya Talun Lamongan dan Plaosan-Babat. Untuk jalur pantura, SPBU-nya ada di Sembayat Manyar, Kemangi Bungah-Gresik, Paciran-Lamongan dan Desa Panyuran-Tuban. (gate-keeper/tin)
NOW ON AIR SSFM 100

