Senin, 19 Oktober 2026
<I>Switch</I> ke Produk Baru

Pamor Notebook Second Mulai Turun

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Pamor notebook bekas mulai turun sejak akhir 2006, meski sempat booming pada tahun 2005. Pasalnya, banyak konsumen switch ke produk baru yang bergaransi lebih lama dan after sales cukup bagus.

JOEGIANTO Owner dari Notebook City (N-City) pada suarasurabaya.net, Selasa (03/04), di sela pembukaan gerai N-City di Hi-Tech Mall, mengatakan, alasan konsumen lebih memilih notebook baru tak lain karena harganya saat ini lebih terjangkau, garansi rata-rata 1 tahun dan jika dijual kembali produk masih dihargai 50% dari harga awal.

Sedangkan notebook bekas, rata-rata bergaransi 1 bulan dan jika dijual kembali akan sulit mendapatkan harga yang bagus. Kondisi seperti ini, kata JOEGI, menyulitkan pengusaha yang selama ini terfokus pada penjualan notebook bekas.

Meski diberi garansi satu bulan, konsumen kurang tertarik pada notebook bekas. Notebook bekas saat ini memiliki range harga di kisaran Rp 3 juta hingga Rp 5 juta.

“Jika harga Rp 3 juta mendapatkan Pentium III dan Rp 5 juta untuk Pentium IV. Sementara produk baru dengan Rp 5 juta sudah include dengan Windows Vista maupun Core 2 Duo. Melihat perbedaan harga yang sangat tipis, konsumen cenderung ke produk baru,”paparnya.

Pamor notebook bekas kian turun dipicu dengan naiknya brand notebook lokal seperti Axio. Dengan harga terjangkau dan bisa penetrasi pasar, akhirnya memicu brand impor menekan harga produknya.

Melihat angka penjualan notebook makin tinggi dan gerai notebook khusus produk baru masih sedikit di Hi-Tech Mall, mendorong pihaknya membuka N-City di lantai dasar. Kata JOEGI, gerai notebook yang menyediakan khusus produk baru hanya ada 2 di Hi-Tech Mall.

Gerai yang sudah ada sebelum gerai milik dirinya, rata-rata mampu menjual 80 unit notebook baru. Mengingat masih baru, pihaknya setting target 40 unit notebook per bulan hingga 3 bulan ke depan. Dengan target unit notebook tersebut diharapkan bisa menutupi biaya produksi Rp 40 juta per bulan.

N-City, menurut JOEGI, tidak hanya menyediakan 7 brand notebook baik produk lokal maupun impor tapi juga memberikan konsultasi gratis. Konsultasi tersebut diberikan untuk mengedukasi pasar dan merupakan investasi jangka panjang. Berikut penjelasan JOEGI,{clip*1}.

Teks foto :
1. JOEGIANTO
2. Bran notebook impor harganya terus bersaing dengan notebook lokal
Foto : TITIN suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
27o
Kurs