Senin, 19 Oktober 2026
Ragukan Kualitas Udang Dampak Lumpur

Pasar Eropa Hentikan Pembelian Udang Sidoarjo

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Pasar Eropa hentikan pembelian udang Sidoarjo, karena meragukan kualitas udang pasca lumpur di buang ke Kali Porong.

Kondisi ini membuat para petani tambak hanya bisa pasrah. Mereka hanya sempat mengirim sekitar 20 ton atau dua kontainer udang segar, satu kali ke Jerman tahun lalu.

IWAN HAMZAH Ketua Asosiasi Peguyuban Petani Tambak Sidoarjo pada YULIA reporter Suara Surabaya, Senin (19/02) mengatakan, awalnya pasar Eropa sudah menginginkan pengiriman rutin 2-3 kontainer per bulan.

Tapi pasca pembuangan lumpur ke Kali Porong, pasar Eropa menghentikan perjanjian. Alasannya kata IWAN khawatir tercemar lumpur Sidoarjo. Karena diketahui, petani mengisi tambaknya dengan air dari Kali Porong.

Kata IWAN, tinggal pasar Jepang yang mau menerima udang Sidoarjo, tapi itupun tanpa sertifikasi organik yang bisa mengetahui asal udang sampai tingkat tambak. Para pembeli Jepang menggunakan cara konvensional dengan dasar kepercayaan.

Meski pasar Jepang masih menerima udang Sidoarjo menurut IWAN, petani tetap was-was. Karena pasca pembuangan lumpur ke Kali Porong, mereka hanya menunggu hujan untuk mengairi tambak. Padahal yang terjadi justru kemarau berkepanjangan.

Sekitar 800 petani tambak di dua kecamatan yakni Jabon dan Porong juga sudah mengalami gagal panen di Januari lalu, dan terancam gagal lagi di April mendatang.

IWAN menambahkan, para petani juga pasrah karena beberapa kali mengadu ke Pemkab Sidoarjo dan Pemeritah Pusat juga Lapindo Brantas Incorporated tidak ada tanggapan atas permasalahan ini.

Perlu diketahui, Sidoarjo memiliki 15 ribu hektare lebih tambak udang. Tersebar di 8 kecamatan, Porong, Jabon, Tanggulangin, Candi, Buduran, Sidoarjo, Sedati, dan Waru. Pertahunnya menghasilkan 3.500 ton udang windu untuk ekspor ke Jepang, Swedia, dan Amerika Utara dengan total omset Rp600 miliar lebih.

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
32o
Kurs