Jumat, 16 Oktober 2026
Menjelang Natal

Penjual Tawarkan Beragam Pohon Natal Imitasi

Laporan oleh Birgitta Nurina Ningga Mone
Bagikan

Natal bagi umat Kristiani merupakan saat yang paling ditunggu sepanjang tahun. Sama seperti hari raya umat beragama lain, pada saat Natal, semua orang rela merogoh kocek lebih banyak untuk merayakan hari itu.

Berbagai persiapan dilakukan mulai pembelian pohon natal, hiasan, kue kering dan beragam barang untuk kado Natal. Menjelang Natal pusat-pusat perbelanjaan berlomba-lomba merebut pembeli. Mulai dari membuka tempat khusus untuk stan temporer hingga diskon besar-besaran. Barang-barang yang dijual pun beragam dari yang ribuan hingga jutaan.

Di Pasar Atom contohnya, pusat perbelanjaan ini membuka tempat-tempat tertentu seperti di atrium dan sudut-sudut temporer yang dapat digunakan untuk berjualan pernak-pernik natal.

Seperti tampak di stan Lucky Christmas. Stan ini hanya dibuka khusus menjelang natal dan imlek saja. Dari jauh deretan pohon natal dan berbagai hiasannya berkelip-kelip.

DARWIN pengelola 3 stand Lucky Christmas di Pasar Atom pada suarasurabaya.net, Jumat (14/12), mengatakan, per harinya ia dapat memperoleh omset Rp 10 juta. DARWIN mengelola dua stan di lantai satu dan satu stan lagi di lantai dua.

Kata DARWIN, tren hiasan tahun ini cenderung pada lingkaran hias dan lonceng. Tokonya juga menawarkan promosi “sepuluh ribu dapat tiga” untuk hiasan-hiasan di pohon natal. “Kami menjual hiasan natal dari harga Rp 12.500,00 hingga ratusan ribu dan kita hanya buka stan di sini sampai tanggal 31 Desember saja,” katanya.

Untuk natal kali ini konsumen menyukai pohon-pohon natal yang berhias salju. Harganya dipatok antara Rp 380.000-Rp 396.000 untuk ukuran 2,5 kaki hingga Rp 30 juta untuk ukuran 5 meter.

Tak jauh berbeda dengan stan Orchid yang terletak di Pasar Atum Tahap Pameran. Stan yang selalu tampak ramai ini memajang patung-patung Santa Klaus dan pohon-pohon natal aneka ukuran.

DWI pengelola Orchid mengaku untuk natal kali ini omsetnya lumayan. Namun ia enggan merinci berapa besar omset per harinya. Hiasan paling laku tahun ini adalah pohon natal salju dengan hiasan.

“Kita punya pohon natal dengan salju hias warna putih, kuning dan ada juga yang polos atau yang sudah ada hiasannya sekalian. Biasanya pembeli memilih suka yang dihias atau masih polos untuk dihias sendiri,” ujarnya.

Di toko yang memajang miniatur Santa Klaus berukuran 50 cm hingga 1,5 meter ini. Harga pohon natal ukuran kecil bisa di bawah Rp 100 ribu hingga jutaan.

ITA satu diantara pembeli mengaku menyukai pohon natal yang sudah dihias. Alasannya karena pohon natal ini lebih praktis. Setiap tahun ia membeli hiasan natal untuk menambah koleksinya tiap tahun.

SRI satu diantara pembeli lainnya juga mengatakan hal yang serupa. Kali ini ia membeli hiasan yang merangkai sebuah kalimat seperti ‘Merry Christmas’. SRI bahkan sudah merambah berbagai pusat perbelanjaan di Surabaya seperti PTC dan Pasar Turi untuk membandingkan harga.

Selain Pasar Atom, ITC juga menawarkan hal yang hampir serupa. Namun tidak banyak gerai yang ada di ITC ini. Satu diantara gerai yang menjual berbagai hiasan natal memajang diskon besar-besaran.

Menurut MINANTI penjaga gerai pameran, stannya ini hanya buka di saat natal saja. Hiasan yang paling banyak dicari adalah bola-bola dan hiasan pintu berbentuk lingkaran. (bir/tin)

Teks foto:
1. Beberapa pembeli tampak memilih pernik-pernik natal
2. Satu diantara sudut di Pasar Atom yang menjual berbagai pernak-pernik natal. Harga pohon-pohon natal ini mencapai jutaan rupiah.
Foto : BIRGITTA suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
30o
Kurs