Permintaan nomor FlexiCombo yang sempat diprediksi naik 400%, malah naik 550,43% dibanding hari biasa.
“Lebaran tahun ini kami telah melipatgandakan stock nomor Combo menjadi 330 ribu nomor. Namun H-2 kami menambah lagi, karena permintaan yang antre di server kami sangat tinggi. Kami menambah lagi sampai 61 ribu nomor menjadi 391 ribu,” kata DJADI SOEGIARTO Communication Manager Telkom Divre V Jatim, dalam siaran persnya pada suarasurabaya.net, Senin (22/10).
Dijelaskan DJADI, nomor-nomor yang ditambah alokasinya untuk kota Malang, Nganjuk, Kediri, Tulungagung masing-masing ditambah 10 ribu nomor. Madiun, Bojonegoro, Blitar masing-masing ditambah 5 ribu nomor. Mojokerto dan Banyuwangi masing-masing ditambah 3 ribu nomor.
Puncak permintaan nomor Combo kata DJADI, terjadi pada 13 Oktober 2007 (Hari H Lebaran) dengan permintaan terbesar adalah untuk Kota Malang. “Permintaan ini sangat tinggi karena selama moment Lebaran, kami memperpanjang masa berlaku nomor Combo dari 3 hari menjadi 10 hari,” katanya.
Tingginya permintaan nomor Combo tersebut berdampak pada tingginya trafik call ke Call Center 147. “Trafik call ke Call Center 147 melonjak 600 persen. Biasanya sehari kami melayani 10 ribu call, pada moment Lebaran ini kami menerima tak kurang dari 60 ribu call dalam sehari,”tambahnya.
Kata DJADI, hal ini terjadi karena permintaan nomor Combo yang antre di server, sementara pelanggan sudah meninggalkan kota asal. Akhirnya, pelanggan meminta nomor Combo melalui 147.(ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

