RUU UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) akan menjawab tantangan dan membedah persoalan UMKM. RUU juga mengatasi adanya over regulated yang dikeluarkan baik dari Bank Indonesia maupun departemen terkait.
Hal tersebut ditegaskan MARSUHUDI RAHARDJO Deputi Meneg Koperasi dan UKM di sela Anugerah Bisnis Indonesia “UKM Berprestasi 2007”, Sabtu (30/06) malam, di Hotel Mercure Grand Mirama.
Selama ini, kata MARSUHUDI, masing-masing instansi baik Departemen Perindustrian, Perdagangan, Bank Indonesia dan lainnya memiliki definisi yang berbeda tentang UKM. Dalam RUU UMKM akan mempertegas definisi UMKM sehingga seluruh instansi terkait termasuk perbankan memiliki definisi yang sama dalam membina UMKM.
RUU UMKM, menurut MARSUHUDI, akan difinalkan bersama DPR pada Desember 2007. Sampai saat ini jumlah UMKM di Indonesia mencapai 44,98 juta, didominasi usaha mikro di sektor pertanian.
MARSUHUDI berharap jika RUU UMKM disahkan, akan ada keberpihakan dari semua pihak sehingga UMKM berkembang dengan potensi yang membangun. “Kalau usaha tumbuh didorong dan saat sudah mandiri bisa dilepas. Untuk itu, pembinaan ada perbedaan antara usaha mikro, kecil, menengah. Kelas menengah oleh pemerintah sudah didorong agar bisa bermain ke internasional. Kelas kecil bermain masih transisi dari dalam keluar negeri, dan mikro justru yang akan ditingkatkan,”ujarnya.
Sementar itu, MUCHAYAT Deputi Meneg BUMN menjelaskan dana alokasi untuk pembinaan UMKM sampai saat ini ada sekitar Rp 400 milyar. Sayangnya, masih banyak dana yang mengendap di BUMN.
Ia mencontohkan di Bank Mandiri dana UMKM yang terserap baru 20%-30%. Ini disebabkan karena yang menerima belum siap aturan over regulated.
Setiap RUPS perusahaan BUMN menyisihkan 1%-2% keuntungannya untuk disalurkan sebagai dana PKBL dengan bunga lunak atau hibah. “Keuntungan BUMN tahun 2006 sebesar Rp 58 trilyun. Dari 1%-2% bisa dilihat berapa dana yang disalurkan sebagai dana PKBL,”paparnya.
Dalam Anugerah Bisnis Indonesia “UKM Berprestasi 2007” memilih PT SIER sebagai Pembina Terbaik UKM 2007, JM Gallery UKM Ramah Lingkungan 2007, Antique Batik UKM Inovatif 2007.
Teks foto :
– Drs SOEKARWO SH Mhum Sekda Pemprop Jatim (kiri) usai menyerahkan penghargaan pada para pemenang UKM Inovatif 2007
Foto : TITIN suarasurabaya.net
NOW ON AIR SSFM 100

