Jumat, 16 Oktober 2026

Sensasi Pedas Thai Food di Sheraton

Laporan oleh Lailia Priyantiningtiyas
Bagikan

Bagi masyarakat Surabaya, masakan Thailand bukan hal baru. Namun, kalau yang memasak orang Thailand sendiri, pasti ada perbedaannya.

Hal rasa yang agak berbeda inilah yang ditawarkan Kafe Bromo Sheraton Surabaya dalam program menu Thailand hingga akhir Oktober mendatang. Tidak tanggung-tanggung dua chef handal dari Jaringan Starwood dihadirkan untuk mengolah langsung menu Thailand, yakni Chef ALONGKORN dan Chef BANDAN.

RIBUT TRI PURWANTI Public Relations Manager Sheraton pada suarasurabaya.net, Sabtu (20/10), mengatakan dalam program ini pihaknya ingin menunjukkan perbedaan rasa antara Thai Food yang dibuat orang Indonesia sendiri dengan orang Thailand.

Memang, kata RIBUT, di Surabaya ada beberapa restoran Thailand. Tapi soal rasa pasti ada perbedaan terutama dalam campuran bumbu-bumbunya.

Soal perbedaan rasa, diakui Chef ALONGKORN. Sebelumnya, dia sempat merasakan menu Thailand di restoran yang ada di Surabaya. Rasanya, hampir mirip tapi semua itu tergantung bagaimana mengolah dan memilih bumbunya.

Menurut ALONGKORN yang membedakan rasa masakan Indonesia dan Thailand yakni rasa pedasnya. Pada masakan Thailand, rasa pedas memang berasal dari lombok segar, sedangkan pada beberapa masakan Indonesia rasa pedas bisa didapat dari lombok, dan rempah-rempah.

Ia menambahkan jika tidak ingin terlalu pedas, maka bisa diberi sedikit lombok. “Daripada tidak pedas sama sekali, maka itu bukan masakan Thailand,”ujarnya.

Sementara Chef BANDAN lebih fokus pada keahlian mengukir buah (food curving). Keahlian BANDAN bisa dilihat selama program berlangsung.

Menurut BANDAN, untuk menghasilkan ukiran buah yang menarik hanya membutuhkan waktu 20 menit. Satu diantaranya, mengukir buah melon menjadi hiasan yang unik. (tys/tin)

Teks Foto :
1. Chef ALONGKORN ketika meracik Phad Thai.
2. Chef BANDAN ketika membuat melon curving.
Foto : TIYAS suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
31o
Kurs