Jumat, 16 Oktober 2026
Pertahankan <i>Market Leader</i>

Sheraton Surabaya Merenovasi 234 Kamar

Laporan oleh Lailia Priyantiningtiyas
Bagikan

Sheraton Surabaya Hotel & Towers mulai merenovasi 234 kamar hotel. Renovasi tahap pertama di 3 lantai, ditargetkan selesai awal 2008.

THERESIA WIBOWO Director of Sales Sheraton Surabaya pada suarasurabaya.net, Kamis (18/10), mengatakan dari 234 kamar yang direnovasi meliputi 185 kamar Premium Deluxe terbaru dan 49 kamar Executive Towers.

“Sheraton memiliki 348 kamar dan yang direnovasi sampai Maret 2009 sebanyak 234 kamar. Direncanakan sisa kamar akan direnovasi setelah Maret 2009. Dana yang disediakan untuk renovasi sebesar US$ 2,5 juta,”ujarnya.

Renovasi total yang dilakukan Sheraton, menurut THERESIA, untuk mempertahankan market leader hotel dalam posisinya di bintang lima. Di samping itu, menghadapi persaingan bisnis perhotelan di Jawa Timur cenderung kian ketat.

Dalam buletin investasi di Jawa Timur, THERESIA menilai, grafiknya terus meningkat. Ini menunjukkan masih banyak peluang yang bisa digarap hotel. “Sekaligus ini meningkatkan layanan Sheraton pada para tamu, meningkatkan okupansi dan rate kamar,”tukasnya.

Saat ini tingkat okupansi Sheraton termasuk paling tinggi dalam jajaran hotel bintang lima yakni di kisaran rata-rata 70% seperti saat lebaran kemarin. Diharapkan dengan melakukan renovasi okupansi maupun rate kamar bisa naik 10%-15%.

Selama melakukan renovasi, diakui THERESIA, dipastikan okupansi akan turun di kisaran 10%-15%. Dan ini konsekuensi logis karena banyak kamar yang terpaksa ditutup selama renovasi berlangsung.

THERESIA mengatakan karakter tamu yang menginap di hotel yang ada di Surabaya sangat berbeda dengan kota lainnya. Untuk itu, renovasi yang dilakukan disesuaikan dengan karakter tamu hotel Surabaya.

“Umumnya, tamu untuk Surabaya dominasinya adalah tamu domestik sekitar 70%. Sisanya, asing dan itu pun yang sudah lama tinggal di Indonesia. Sementara di Jakarta, banyak dominasi tamu asing,”pungkasnya.

Selain merenovasi kamar, Sheraton Surabaya juga menambah dimensi baru pada ruang publik dengan pembukaan retail shop Louis Vuitton dan perluasan Java Café. Konsep dining terbaru di Kafe Bromo dan Lung Yuan Chinese Restaurant. (tys/tin)

Teks foto :
1. Manajemen Sheraton Surabaya Hotel optimis dengan renovasi kamar bisa meningkatkan okupansi, rate dan servis
2.Sweet Sleeper Bed tempat tidur dengan bahan berkualitas standar dalam jaringan Starwood. Kamar didesain dengan konsep klasik
Foto : TITIN suarasurabaya.net dan Dok.Sheraton

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
30o
Kurs