Masalah pasokan listrik tidak perlu dikhawatirkan lagi bagi investor asing yang akan masuk ke Indonesia. Pasokan listrik akan dipenuhi PLN pada 2010. Hal itu disampaikan BENNY MARBUN Deputi Direktur Pemasaran PLN usai Dialog Investasi, Kamis (06/12).
Pada suarasurabaya.net, BENNY mengatakan, investor yang dibidik untuk sosialisasi pasokan listrik adalah Cina, Jepang, Korea dan India. PLN akan bekerjasama dengan Departemen Luar Negeri untuk mengundang Atase Perdagangan negara-negara tersebut.
BENNY mengakui selama ini banyak investor mendapatkan informasi yang tidak mengenakan soal pasokan listrik di Indonesia. Mereka hanya mendapatkan informasi saat ini, dimana pasokan listrik PLN sangat terbatas.
Akibatnya, investor mundur sebelum mendapatkan informasi yang benar soal pasokan listrik. “Kenapa kita jadwalkan awal 2008. Ini tak lain, dalam 2 tahun mendatang, pasokan listrik kita siap dengan tambahan 10 ribu megawatt dan dan pada saat yang sama investor sudah menyiapkan diri membangun sarana investasinya seperti pabrik dan sebagainya,”papar BENNY.
BENNY mengakui kondisi saat ini pasokan listrik memang sangat terbatas. Industri terpaksa dikenakan tarif multi guna dan disarankan minta pasokan sesuai kebutuhannya saja. Sementara rumah tangga juga diminta berhemat.
Upaya tersebut dilakukan supaya sistem beban tidak terganggu. Bahkan sejak awal 2007, ungkap BENNY, ada sekitar 2,5 juta calon pelanggan di Indonesia waiting list untuk mendapatkan sambungan listrik baru.
“Dari 2,5 juta calon pelanggan baru tersebut, 90% adalah rumah tangga khususnya perumahan baru. Mulai 2008 nanti, kita adakan sambungan listrik baru sekitar 1,3 juta. Tapi sampai akhir 2007 ini, lebih dari 1 juta lebih sambungan listrik baru direalisasikan,”tukasnya.
Untuk sambungan listrik baru, tambah BENNY, PLN masih memprioritaskan rumah sehat sederhana dan rumah masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk sektor rumah tangga sambungan baru mencapai sekitar 700 ribu dan rumah sederhana antara 100 ribu hingga 200 ribu unit rumah. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

