Jumat, 16 Oktober 2026
Kurang 1%

UKM di Jawa Timur Menggunakan Internet

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

UKM (Usaha Kecil Mikro) di Jawa Timur yang menggunakan internet untuk memasarkan produknya, kurang dari 1%. Padahal dengan internet, UKM bisa mendapatkan beragam informasi termasuk pencari pembeli bagi produk yang dihasilkan.

Ir ERLANGGA SATRIAGUNG Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur pada suarasurabaya.net, Rabu (05/12), usai MoU kerjasama dengan Indosat dalam hal solusi pemasaran melalui media SMS (Short Message Service), mengatakan, banyak UKM yang tidak memiliki akses pasar produk dan jaringan pembeli.

Akibatnya, kata ERLANGGA, UKM tidak punya planning. Dan ini menyebabkan UKM juga sulit mendapatkan permodalan dari perbankan.

Jika UKM menggunakan internet, permasalahan tidak akan dialami lagi. Tapi selama ini, UKM melihat sangat komplek untuk akses internet harus ada komputer atau laptop.

Melihat rendahnya penetrasi UKM terhadap internet, Kadin mencari terobosan yang mudah diakses UKM. Solusinya dengan SMS untuk menawarkan produknya. Berikut penjelasan ERLANGGA, {clip*1}.

Dengan teroboson ini, ERLANGGA optimis, penetrasi UKM terhadap internet bisa meningkat 50% sampai semester I/2008. Sedangkan dari sisi transaksi melalui internet bisa naik lebih dari 100%.

Peningkatan transaksi ini, menurut ERLANGGA, bisa diasumsikan dengan UKM yang mengikuti pameran dan yang tidak mengikuti pameran. Dari pengalaman yang ada, setelah pameran, order UKM meningkat 100%.

Melalui solusi SMS dan akses data di website www.eastjavabiz.org, ungkap ERLANGGA, ibaratnya UKM mengikuti electronic exhibition. Selama satu tahun depan, Kadin Jawa Timur akan melakukan sosialisasi ke anggotanya.

Sementara itu, ASEP SUHENDI Head of Region Indosat East Java, Bali dan Nusra mengatakan kerjasama dengan Kadin Jawa Timur ini upaya peningkatan daya saing produk, penyedia lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Penyediaan layanan informasi yang terfasilitasi jaringan Indosat, menawarkan kemudahan bagi pembeli dengan mengakses website dan melakukan transaksi yang aman melalui internet.

“Bagi UKM sangat mudah, jika produknya laku, akan muncul SMS di handphone-nya. UKM tidak perlu menggunakan komputer tapi setiap saat bisa menawarkan barangnya maupun menerima informasi produknya laku melalui SMS,”pungkasnya. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs