Jumat, 9 Oktober 2026

Kinerja Tim Ekonomi Jokowi-JK Mulai Memuaskan

Laporan oleh Muchlis Fadjarudin
Bagikan

Kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih dalam kondisi yang normal dan bagus. Berbagai indikator menunjukkan kinerja Tim Ekonomi Pemerintahan Jokowi-JK sudah melaksanakan tugas dengan baik.

Penilaian ini disampaikan Mukhamad Misbakhun anggota Komisi XI DPR RI menanggapi hasil survei Center Strategic for International Studies (CSIS), yang menilai kondisi ekonomi di bawah Pemerintahan Jokowi-JK anjlok.

Padahal menurut Misbakhun, Komisi XI sendiri menilai saat ini masih dalam situasi yang sangat bagus. Sebab pertumbuhan ekonomi kuartal III masih di angka 4,85 persen, lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi kuartal II yang hanya 4,57 persen.

“Pertumbuhan ekonomi 4,85 persen itu terbaik nomor 5 di dunia setelah India 7,4 persen, China 6,8 persen, Vietnam 6,1 persen, Filipina 5,7 persen,” ujar Misbakhun Selasa (27/10/2015).

Dia mengatakan, pemerintah juga berhasil menekan angka inflasi hingga masih 2,8 persen pada periode Januari-September 2015.

Harus menjadi catatan bahwa semuanya dilakukan di tengah peninggalan-peninggalan situasi ekonomi yang tanpa fundamental baik oleh rezim lama. Kata Misbakhun, situasi itu ditambah dengan keadaan ekonomi global yang melambat dan memiliki ketidakpastian yang tinggi, masih bisa ditangani dengan baik oleh Tim Ekonomi Jokowi presiden.

“Ketahanan dan daya tahan fiskal bisa dikelola dengan baik melalui program pembangunan yang pro rakyat. Ruang fiskal yang lebar diciptakan untuk memperkuat belanja modal pemerintah membangun infrastruktur untuk mempertahankan pertumbuhan dan lapangan pekerjaan,” kata dia.

Survei CSIS menunjukkan masih banyak publik yang tidak puas dengan kinerja Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam satu tahun terakhir. Ketidakpuasan paling besar terjadi pada bidang ekonomi, yaitu 69,1 persen menyatakan tidak puas. Hanya 30 persen publik yang puas dengan kinerja di bidang ekonomi. Pelemahan ekonomi yang terjadi dalam satu tahun pemerintahan, ditengarai sebagai penyebabnya.(faz/iss/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Jumat, 9 Oktober 2026
35o
Kurs