Rabu, 21 April 2021

Bulog Ajak Gus Muhdlor Bersinergi Soal Serapan Beras Petani Sidoarjo

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) Bupati Sidoarjo mengunjungi gudang Bulog Sub Divre Wilayah I, Buduran, Sidoarjo, bersama Febby Novita Direktur Bisnis Perum Bulog Pusat, Rabu (7/4/2021). Foto: Humas Pemkab Sidoarjo.

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) jajaki kerja sama sinergis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam hal penyerapan beras petani di Sidoarjo.

Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) Bupati Sidoarjo mengunjungi gudang Bulog Sub Divre Wilayah I, Buduran, Sidoarjo, bersama Febby Novita Direktur Bisnis Perum Bulog Pusat, Rabu (7/4/2021).

Febby mengatakan, kunjungannya ke Sidoarjo mengajak Gus Mudhlor ke Gudang Bulog Buduran ini adalah bagian dari upaya Bulog mendekati kepala daerah supaya tercipta sinergitas penyerapan beras petani.

“Jawa Timur adalah daerah stok melimpah beras. Supaya kita bisa dari hulu ke hilir nyambung. Harapannya ASN di Sidoarjo bisa menyediakan beras dari Bulog. Jadi dari Sidoarjo untuk Sidoarjo,” katanya.

Di gudang itu Febby menunjukkan mesin baru untuk memfasilitasi petani, termasuk petani Sidoarjo, agar berasnya terolah sesuai spesifikasi dan kualifikasi di dalam Permendag Nomor 24 Tahun 2020.

“Jadi untuk kendala mesin di Sidoarjo ini penggiling-nya masih kecil, outputnya masih belum bisa masuk kualifikasi kriteria Bulog. Nanti kami bisa kerja sama, beras pecah kulit hasil giling petani kami beli lalu diolah dengan mesin ini supaya jadi beras berkualitas,” katanya.

Febby juga menyampaikan urgensi penyuluhan serta edukasi tentang kualitas beras atau gabah, sehingga beras dari petani Sidoarjo sesuai dengan syarat yang telah ditentukan.

Dalam kunjungan itu, Gus Muhdlor Bupati Sidoarjo sekalian mengecek dan meninjau ketersediaan beras di Sidoarjo. Terutama untuk mengetahui cadangan beras yang bisa disuplai untuk masyarakat selama pandemi.

“Ya, sekalian memastikan adanya cadangan beras untuk beberapa bulan ke depan. Saat ini tersedia cadangan beras kurang lebih 43 ribu ton. Alhamdulillah, masih bisa untuk mengantisipasi kekurangan beras di masyarakat selama pandemi Covid-19,” ujarnya.(den/bid)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Asap Kebakaran Semolowaru

Kecelakaan di Lawang

Truk Bermasalah di Trosobo

Eh Eh, Capek. Istirahat Dulu

Surabaya
Rabu, 21 April 2021
25o
Kurs