Kamis, 17 September 2026

Operasi Pasar Masih Bergulir, Pemprov Klaim Stok Bapok Aman Jelang Nataru

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Operasi pasar yang digelar Pemprov Jatim yang dihadiri masyarakat untuk membeli bapok di bawah harga pasar, Jumat (9/12/2022). Foto: Dok. Lumbung Pangan Jatim.

Program operasi pasar yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) masih bergulir sampai saat ini. Program yang digelar sejak akhir September lalu itu, dilakukan di 25 pasar yang ada di Jatim.

Iwan Plt. Kepala Biro (Kabiro) Perekonomian Pemprov Jatim mengatakan stok bahan pokok (bapok) sangat cukup menjelang natal dan tahun baru.

Kata Iwan, program ini adalah bentuk perhatian kepada masyarakat. Pemerintah menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau dan stok yang digelontorkan juga cukup besar.

“Sangat bisa mencakup kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun,” kata Iwan dalam keterangannya, Jumat (9/12/2022).

Lokasi operasi juga digelar di tengah masyarakat, yakni pasar tradisional di daerah. Harapannya, program ini bisa tepat sasaran.

Kabiro Perekonomian itu juga menjelaskan bahwa harga bahan pokok di pasar meningkat karena tren Nataru, bukan karena stok bahan baku di Jatim menipis. Oleh karena itu Pemprov Jatim melakukan koordinasi dengan berbagai elemen untuk memantau ketersediaan barang.

” Sesuai info yang kami terima, semua masih sangat aman,” kata dia.

Sementara itu, Mirza Muttaqien Direktur PT Jatim Graha Utama yang ditunjuk sebagai pelaksana operasi pasar memastikan, kalau beragam bapok digelontorkan dengan harga murah setiap pekannya di 25 pasar tradisional Jawa Timur.

“Kami menawarkan di bawah harga rata-rata pasar,” ucap Mirza.

Mirza merinci, misalnya harga beras grade A di pasar tradisional per lima kilogram mencapai Rp62 ribu, sedangkan harga operasi pasar Rp52.500. Begitu juga dengan gula, harga di pasar Rp13.500 hingga Rp14 ribu per kilogram. Operasi pasar menjual Rp12.300 hingga Rp12.500 per kilogram.

Operasi yang berlangsung setiap akhir pekan itu akan berlanjut hingga bulan ini. Untuk itu Mirza mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat belanja dengan bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu panic buying,” jelas Mirza. (wld/bil/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Posisi Mobil Tersangkut di Viaduk dari Belakang

Tersangkut di Bawah Viaduk Gubeng

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Surabaya
Kamis, 17 September 2026
28o
Kurs