Jumat, 1 Maret 2024

Akibat Stok Terbatas, Harga Tomat di Madiun Naik RP22.000 per Kilogram

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Akibat Stok Terbatas, Harga Tomat di Madiun Naik RP22.000 Per Kilogram Ilustrsi - Sejumlah pembeli sedang memilih tomat di Pasar Besar Madiun. Foto: Antara

Harga tomat di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, naik drastis dari sebelumnya Rp10.000 hingga Rp12.000 kini menembus Rp22.000 per kilogram akibat terbatasnya pasokan dari sentra produksi.

Suwarni, salah satu pedagang sayuran, di Pasar Sambirejo Kabupaten Madiun, mengatakan, harga tomat melonjak sejak sebulan terakhir.

“Harga normalnya di kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram. Sekilonya sekarang mencapai hingga Rp22.000 untuk tomat yang ukuran sedang hingga besar,” jelasnya.

Menurutnya, kenaikan harga yang cukup signifikan itu disebabkan karena stok tomat di pasaran saat ini mulai terbatas. Komoditas tomat banyak yang rusak akibat curah hujan yang tinggi di sentra produksi seperti wilayah Plaosan, Magetan, dan Kabupaten Madiun.

Akibatnya, harga kulakan yang diperoleh pedagang dari pihak distributor dan pengepul juga mengalami kenaikan.

Sementara, kata Siswanto, salah satu petani tomat di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun mengatakan curah hujan yang tinggi dan serangan hama membuat hasil panen menurun, sehingga berdampak pada harga tomat di tingkat petani.

“Tomat banyak yang busuk dan tidak bisa dipanen. Hujan yang terus-terusan dan hama membuat tomat tidak tumbuh baik,” katanya.

ia juga menjelaskan harga tomat di petani pun mengalami kenaikan dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram, maka dapat dipastikan harga kulak di pedagang dan harga jual di konsumen juga akan ikut naik.

Dengan adanya kenaikan tersebut, pihaknya berharap kondisi panen tomat kembali normal, sehingga harga komoditas juga kembali stabil dan meringankan.

“Kalau hasil panen tak maksimal, harga jual tinggi juga tidak untung,” katanya. (ant/sya/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Pagi-Pagi Terjebak Macet di Simpang PBI

Kecelakaan Truk Box dan Motor di Sukorejo Pasuruan

Tetap Nyoblos Meski TPSnya Banjir

Surabaya
Jumat, 1 Maret 2024
27o
Kurs