Senin, 20 Mei 2024

Pertamina Jatimbalinus Catat Kebutuhan Pertamax dan Dex Naik Selama Lebaran

Laporan oleh Meilita Elaine
Bagikan
Ilustrasi. SPBU. Foto: Pertamina

Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus mencatat kenaikan kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) selama Lebaran yaitu Pertamax dan Dex Series.

Ahad Rahedi Area Manager Communication, Relation dan CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyebut, Pertamax Series naik 26,3 persen dari konsumsi harian 2.260 kilo liter.

“Prediksi awal 13,5 persen,” katanya lewat keterangan pers, Jumat (12/4/2024).

Sementara Dex naik 8,4 persen, dari konsumsi 334 kilo liter perharinya. Kenaikan itu mulai arus mudik 25 Maret hingga 11 April.

“Prediksi kenaikan hanya 5,9 persen,” imbuhnya.

Menurutnya, kenaikan dua produk BBM itu karena setiap momen festive season dan long weekend konsumen cenderung memilih BBM berkualitas karena takut kendaraannya bermasalah di tengah jalan.

Konsumsi tertinggi arus mudik terjadi Sabtu (6/4/2024) lalu, maka puncak kedua, akan terjadi pada arus balik Sabtu (13/4/2024) besok.

“Konsumsi BBM Pertamax dan Dex Series tertinggi tercatat pada hari Sabtu 6 April 2024 yang dikategorikan merupakan puncak arus mudik dengan realisasi kenaikan sebesar 26,8 persen dari penjualan normal. Diprediksi puncak kedua terjadi tanggal 13 April 2024 pada arus balik lebaran 2024,” ujar Ahad lagi.

Selain itu, Ahad menuturkan rest area di Jatimbalinus SPBU relatif lengang.

“Beberapa Modular Kios (Dispenser Portable), Total ada 15 unit, membantu untuk memecah antrian baik yang ditempatkan di SPBU maupun di rest area tanpa SPBU. Sosialisasi pembayaran cashless yang selama ini digalakkan juga sangat efektif mengurangi antrian,” sambung Ahad.

Ia memastikan Pertamina tetap siaga pada momen arus balik dengab mempertebal stok BBM dan LPG hingga lebih dari 30 persen.

“Jatimbalinus akan menjadi titik nol pemudik terutama dari Jatim dan Bali yang akan memulai perjalanan ke Barat. Beberapa titik krusial yang menjadi perhatian hasil koordinasi dengan Dirlantas masing-masing Polda sudah kita antisipasi. Stok BBM dan LPG sudah kita pertebal hingga 30 persen lebih,” imbuhnya.

Terpisah, Irto Ginting Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga menambahkan, secara nasional Konsumsi Gasoline (bensin) naik 46 persen, untuk Gasoil (solar) turun 37 persen dibandingkan konsumsi normal harian dikarenakan terdapat pembatasan periode perjalanan truk logistik umum.

“Kenaikan tertinggi gasoline terjadi pada produk Pertamax turbo yang mencapai 104 persen. Kami terus memonitor konsumsi BBM dan LPG, karena pascahari H biasanya lokasi wisata diserbu masyarakat sehingga BBM dan LPG harus kami pastikan aman,” tutur Irto. (lta/iss)

Bagikan
Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya
Surabaya
Senin, 20 Mei 2024
32o
Kurs