Selain menjadi salah satu daerah pemasok beras nasional, pemerintah daerah juga dinilai aktif melakukan pengendalian inflasi pangan serta memiliki sistem pemerintahan digital yang telah berkembang dengan baik.
“Program ini akan menjadi kolaborasi dan sinergi antara Kemenko Pangan dan Pemkab Banyuwangi dalam mewujudkan tata kelola pangan yang lebih baik. Nantinya model yang dikembangkan di Banyuwangi akan menjadi model dashboard bagi daerah lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ipuk Fiestiandani Bupati Banyuwangi menyatakan, kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh pengembangan Dashboard Rice Journey bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan.
Menurut Ipuk, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan sistem pengelolaan pangan yang lebih adaptif terhadap kondisi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Terima kasih atas kepercayaan Kemenko Pangan pada Banyuwangi. Semoga kolaborasi ini akan menghasilkan kebijakan tata kelola pangan berbasis kondisi wilayah untuk memaksimalkan produksi pangan nasional,” ujar Ipuk. (saf/ipg)

NOW ON AIR SSFM 100

