Senin, 6 Juli 2026

Ekonom Ubaya: Patriot Bond Berpotensi Perkuat Likuiditas, Tapi Kontrolnya Harus Baik

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Prabowo Subianto Presiden dalam acara Town Hall Meeting Danantara Indonesia 2025. Foto: Dok Biro Pers Setpres

Namun, ia menegaskan setiap proyek yang dibiayai instrumen tersebut akan menjadi perhatian publik dan pelaku ekonomi. Karena itu, kelayakan proyek, efektivitas penggunaan dana, dan tata kelola menjadi faktor yang sangat penting.

“Setiap prospek itu pasti akan disorot juga. Akan dibaca juga. Apakah itu dalam jangka panjang benar-benar efektif mendukung perekonomian. Apapunlah bentuknya, apakah mau ke energi hijau, apakah ke hilirisasi begitu. Itu kan planning yang bisa-bisa berubah, tergantung kepada visibility-nya juga, apakah visible,” bebernya.

Firman menekankan aspek kontrol menjadi kunci. Pemerintah dan lembaga pengelola harus memastikan dana yang dihimpun tidak menimbulkan inefisiensi maupun penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. “kontrol terhadap proyek itu kan penting ya. Aspek kontrol itu lalu jadi penting lagi di situ,” katanya.

Menurut Firman, apabila kontrol berjalan baik, Patriot Bond dan Merah Putih Bond dapat meningkatkan kepercayaan terhadap lembaga pengelola, termasuk Danantara sendiri. Sebaliknya, jika pengelolaan tidak transparan atau sulit dipertanggungjawabkan, maka berpotensi memunculkan sentimen negatif.

Ia juga menilai Danantara sebagai lembaga baru perlu menunjukkan tata kelola yang kuat. Salah satunya lewat laporan keuangan, mekanisme pengawasan, dan kontrol yang dapat dibaca jelas oleh publik maupun pelaku ekonomi.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Senin, 6 Juli 2026
32o
Kurs