Dilansir dari Antara, adapun harga beras medium naik 0,35 persen secara bulanan dan 5,57 persen secara tahunan.
Di tingkat grosir, rata-rata harga beras meningkat 0,01 persen secara bulanan dan 5,13 persen secara tahunan. Sedangkan di tingkat eceran, kenaikannya mencapai 0,08 persen secara bulanan dan 4,10 persen secara tahunan.
BPS menggunakan cakupan 150 kabupaten/kota yang menjadi wilayah penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) sejak Januari 2024 untuk menghitung rata-rata harga beras eceran.
Di sisi lain, BPS mencatat perekonomian nasional mengalami inflasi sebesar 0,22 persen secara bulanan pada Oktober 2026. Angka tersebut tercermin dari kenaikan IHK dari 112,31 pada September 2026 menjadi 112,56 pada Oktober 2026.
“Terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK), dari 112,31 pada September 2026 menjadi 112,56 pada Oktober 2026,” ujar Ateng.
Secara tahunan, inflasi nasional tercatat sebesar 3,23 persen. Sementara secara tahun kalender atau year-to-date (ytd), inflasi mencapai 2,40 persen. (ant/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

