Nico mengatakan kenaikan harga energi turut menjadi perhatian pasar karena berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan memengaruhi arah kebijakan bank sentral AS atau The Fed.
“Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi dan meningkatkan tekanan pada The Fed untuk memperketat kebijakan, dengan pasar saat ini memperkirakan sekitar 92 persen kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Rabu waktu AS,” ujar Nico.
Dari dalam negeri, pasar mencermati pengangkatan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Investor akan melihat konsistensi arah kebijakan fiskal dan kredibilitas pengelolaan APBN setelah pergantian tersebut.
“Pasar berharap pergantian Menteri tersebut menjaga kontinuitas dan disiplin fiskal,” kata Nico.
Suahasil sebelumnya menyatakan akan menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara, terutama agar APBN tetap mampu mendukung program prioritas pemerintah.











