Selain itu, pelaku pasar juga masih mencermati proses penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif yang dinilai akan memengaruhi arah kebijakan moneter ke depan.
“Investor masih bersikap wait and see di tengah meningkatnya ketidakpastian terkait penunjukan Gubernur Bank Indonesia (BI) definitif berikutnya yang dinilai dapat berpengaruh terhadap kebijakan bank sentral ke depannya,” ujar Ratna.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona negatif sejak pembukaan hingga penutupan. Tekanan jual terus mendominasi baik pada sesi pertama maupun sesi kedua.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, hanya sektor barang konsumen primer yang berhasil mencatatkan penguatan sebesar 0,43 persen.
Sebaliknya, sepuluh sektor lainnya berakhir melemah. Sektor properti memimpin penurunan dengan koreksi 2,78 persen, disusul sektor energi sebesar 1,59 persen dan sektor keuangan yang turun 0,93 persen.

NOW ON AIR SSFM 100

