Namun, kebijakan tersebut juga berpotensi menekan pasar saham dan obligasi karena biaya pendanaan menjadi lebih mahal dan imbal hasil investasi perlu menyesuaikan.
Investor juga akan mencermati sinyal BI mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya. Pasar menunggu bagaimana bank sentral menyeimbangkan upaya menjaga stabilitas nilai tukar dengan kebutuhan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dari luar negeri, perkembangan upaya mediasi antara Amerika Serikat dan Iran turut menjadi perhatian pasar.
Qatar dan Pakistan disebut berupaya menjembatani kepentingan kedua negara melalui sejumlah usulan, termasuk pelonggaran akses terhadap aset Iran dan inspeksi nuklir oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Jika tercapai kesepakatan yang dapat diterapkan, meredanya ketegangan geopolitik berpotensi menekan harga minyak dunia. Sebaliknya, konflik yang berlanjut dapat mempertahankan harga energi pada level tinggi dan memicu tekanan inflasi global.
NOW ON AIR SSFM 100

