Minggu, 28 Juni 2026

Industri Audio Visual Cari Celah Baru untuk Dongkrak Pembelian

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Pameran industri audio visual dan lighting profesional di salah satu mal Surabaya. Foto: Istimewa

Kondisi ekonomi di masa sekarang, membuat sebagian besar industri mencari celah baru untuk mendongkrak pembelian. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menawarkan skema pembayaran.

Hal ini ternyata juga dilakukan oleh pelaku industri audio visual, yang lebih memilih menunda pembelian peralatan baru meski didesak kebutuhan teknologi.

Menjawab hal itu, IMS Connect 2026 melakukan pendekatan berbeda pada user. Selain menghadirkan teknologi audio visul terbaru, IMS sekaligus memberika solusi pembiayaan.

“Dengan daya beli yang lesu, ini juga memberikan pengaruh pada industri audio visual. Apalagi harga peralatan ini cukup tinggi. Sehingga kami di industri ini juga harus memutar strategi agar roda bisnisnya tetap berputar,” kata Athanasius Cahyo Budiono Direktur IMS pada Minggu (28/6/2026).

Dengan kondisi itu, IMS akhirnya membuka peluang kerja sama dengan perusahaan pembiayaan agar pelaku usaha tetap bisa menjangkau peralatan audio visual da melakukan investasi.

Skema pembiayaan ini diharapkan bisa ikut mendorong pelaku industri audio visual tetap berkembang tanpa terbebani nilai investasi alat yang besar.

“Terlebih, Kota Surabaya memiliki ekosistem industri kreatif yang cukup besar. Sehingga cukup strategis untuk mengenalkan inovasi baru ini,” tutupnya. (kir/saf/rid)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 28 Juni 2026
26o
Kurs