Sabtu, 15 Agustus 2026

Industri Audio Visual Cari Celah Baru untuk Dongkrak Pembelian

Laporan oleh Akira Tandika Paramitaningtyas
Bagikan
Salah satu pameran peralatan musik menampilkan mixer suara yang dibutuhkan oleh industri kreatif bidang audio. Foto: IMS Connect

Kondisi ekonomi di masa sekarang, membuat sebagian besar industri mencari celah baru untuk mendongkrak pembelian. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menawarkan skema pembayaran.

Hal ini ternyata juga dilakukan oleh pelaku industri audio visual, yang lebih memilih menunda pembelian peralatan baru meski didesak kebutuhan teknologi.

Menjawab hal itu, IMS Connect 2026 melakukan pendekatan berbeda pada user dalam gelaran Surabaya Music Expo (SMEX) 2026, yang diadakan di Grand City Surabaya. Selain menghadirkan teknologi audio visul terbaru, IMS sekaligus memberika solusi pembiayaan.

“Dengan daya beli yang lesu, ini juga memberikan pengaruh pada industri audio visual. Apalagi harga peralatan ini cukup tinggi. Sehingga kami di industri ini juga harus memutar strategi agar roda bisnisnya tetap berputar,” kata Athanasius Cahyo Budiono Direktur IMS pada Minggu (28/6/2026).

Dengan kondisi itu, IMS akhirnya membuka peluang kerja sama dengan perusahaan pembiayaan agar pelaku usaha tetap bisa menjangkau peralatan audio visual da melakukan investasi.

Skema pembiayaan ini diharapkan bisa ikut mendorong pelaku industri audio visual tetap berkembang tanpa terbebani nilai investasi alat yang besar.

“Terlebih, Kota Surabaya memiliki ekosistem industri kreatif yang cukup besar. Sehingga cukup strategis untuk mengenalkan inovasi baru ini,” tambahnya.

Sementara itu, pada tahun ini gelaran SMEX memasuki tahun ke-15. Pameran yang diinisiasi PT Hardayawidya Graha tersebut terus memperkuat perannya sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku industri, distributor, musisi, komunitas kreatif, hingga pecinta musik dari berbagai daerah.

Gito Sugiarto Direktur PT Hardayawidya Graha mengungkapkan, SMEX tidak hanya menjadi pameran produk, tapi sekaligus ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem industri musik dan teknologi hiburan.

“Di tengah perkembangan industri yang pesat, SMEX hadir untuk mempertemukan berbagai kebutuhan panggung dan teknologi pendukung dalam satu tempat, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi di Jawa Timur maupun Indonesia Timur,” ungkapnya.

Gelaran SMEX kian berkembang menjadi salah satu pameran industri musik terbesar di Indonesia Timur. Konsistensi penyelenggaraannya menjadikan SMEX sebagai salah satu barometer perkembangan teknologi audio, visual, dan hiburan di kawasan timur Indonesia.

“Melalui penyelenggaraan edisi ke-15 ini, Surabaya Music Expo kembali menegaskan posisinya sebagai titik temu inovasi, teknologi, edukasi, dan kolaborasi yang mendukung pertumbuhan industri musik serta teknologi hiburan di Indonesia Timur,” tutupnya.(kir/saf/rid)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Sabtu, 15 Agustus 2026
32o
Kurs